
Manggarai, unikastpaulus.ac.id – Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng kembali menggelar kegiatan tahunan Bina Akrab, yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 18–19 Oktober 2025, di Komunitas SVD Sengari.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa dari berbagai angkatan dan diisi dengan berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkuat rasa solidaritas, kekeluargaan, dan semangat kolektif di antara mahasiswa.
Sharing Inspiratif hingga Outbond
Hari pertama kegiatan diisi dengan sesi sharing antarmahasiswa, yang membuka ruang refleksi dan saling berbagi pengalaman seputar perkuliahan, dinamika organisasi, serta tantangan hidup sebagai mahasiswa di era digital.
Baca Juga: Pariwisata Religi dan Spiritualitas Asia Disorot di Hari Kedua Konferensi Internasional Ruteng
Suasana hangat dan terbuka mendominasi jalannya sesi ini, menciptakan iklim emosional yang mempererat relasi antar peserta.
Hari kedua menjadi puncak kegiatan, dengan pelaksanaan outbond dan permainan tim yang digelar di area terbuka sekitar komunitas. Peserta dibagi ke dalam kelompok untuk mengikuti berbagai tantangan dan permainan kreatif.
“Permainan ini bukan hanya hiburan. Ada nilai kerjasama, kepemimpinan, dan komunikasi yang ingin kita tumbuhkan,” ungkap salah satu fasilitator kegiatan.
Outbond dirancang sebagai sarana untuk melatih kerjasama tim, meningkatkan rasa saling percaya, serta membentuk komunikasi yang efektif antarmahasiswa lintas angkatan.
Ciptakan Lingkungan Prodi yang Hangat dan Inklusif
Baca Juga: Unika St. Paulus Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Lingkungan Lewat Konferensi ICAGROLIVE 2025
Ketua panitia kegiatan, Ermelinda, menyampaikan bahwa Bina Akrab bukan sekadar acara rutin, melainkan bagian dari strategi untuk menciptakan lingkungan prodi yang sehat dan inklusif.
“Melalui Bina Akrab ini, kami ingin membangun rasa kekeluargaan yang kuat. Supaya mahasiswa tidak hanya hadir untuk belajar, tetapi juga merasa saling terhubung, saling mengenal, dan mendukung satu sama lain,” jelasnya.
Ermelinda juga berharap agar semangat yang tercipta selama kegiatan ini dapat terus dibawa ke dalam kehidupan akademik dan organisasi.
Baca juga: P3AI Dorong Profesionalisme dan Inovasi Digital dalam Pendampingan Dosen Muda Unika Ruteng
Bina Akrab sebagai Wadah Pertumbuhan Karakter
Moderator Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Matematika, Emilianus Jehadus, M.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme mahasiswa selama kegiatan berlangsung.
“Saya sangat mengapresiasi semangat seluruh peserta. Bina Akrab bukan sekadar kegiatan seru, tetapi wadah membangun kebersamaan dan memperkuat solidaritas antar mahasiswa. Harapannya, semangat yang terjalin bisa terus dibawa dalam kegiatan akademik maupun organisasi di kampus,” ungkapnya.
Refleksi dan Harapan Baru
Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi bersama dan foto bersama seluruh peserta dan panitia. Sesi ini menjadi momen evaluatif sekaligus ruang untuk mengungkapkan harapan dan pesan pribadi dari setiap peserta.
Baca Juga: Expo FPP-FT Unika Ruteng: Sinergi Pertanian Modern dan Infrastruktur Hijau
Dengan berakhirnya kegiatan ini, mahasiswa Pendidikan Matematika diharapkan semakin solid, memiliki ikatan emosional yang kuat, serta siap berkontribusi dalam membangun budaya akademik yang positif dan suportif di lingkungan Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng.
Penulis Berita: Ermelinda Bahagia
Editor: Selvianus Hadun